Lampung adalah daerah yang terkenal dengan kebun kopinya. Namun tahukah Anda bahwa kopi jenis robusta dari Lampung adalah kopi yang terkenal di penjuru dunia?
Kopi ini disukai karena wangi dan citarasanya yang memang khas. ''Kopi robusta dari Lampung memiliki wangi yang khas dan melalui proses yang berstandar internasional. Maka hasilnya pun berstandar internasional,'' tutur Sebastien Joho, Business Executive Manager untuk coffee & beverages PT Nestle Indonesia, dalam peluncuran Nescafe Teknologi ERA di 3 Degree - F Cone, FX Lifestyle X'center, Jakarta, Senin (8/2/2010).
Di Indonesia, pabrik kopi robusta yang didistribusikan oleh PT Nestle Indonesia berpusat di Tanggamus, Lampung. "Kami memiliki sekitar 13 ribu ton kopi yang dihasilkan oleh para petani di daerah Lampung,'' tutur Gilbert Sinamo, Factory Manager Panjang-Lampung.
Kopi robusta yang dipanen memiliki tingkat kematangan 75 persen. Setelah mengalami penyortiran dan penjemuran, kemudian kopi melewati sejumlah proses pengolahan, baru kemudian dikemas. Namun sayangnya setelah melalui serangkaian proses pengolahan, aroma kopi jadi berkurang. Padahal, Anda tahu sendiri, aroma adalah bagian penting dari kenikmatan kopi itu sendiri.
Ada tiga proses yang membuat aroma kopi menguap, yakni saat penggorengan atau sangrai, penggilingan, dan pengeringan. ''Namun yang terbanyak hilang adalah saat digiling,'' jelas Gilbert.
Untuk mempertahankan aroma kopi tersebut, Nescafe Indonesia (Nestle Group) menggunakan satu teknologi baru yang dinamakan teknologi aroma ERA (Enhanced Recovery Aroma). Dengan teknologi ini aroma kopi yang menguap saat penggilingan akan ditangkap dan kemudian disuntikkan pada saat pengeringan kopi (proses akhir sebelum di kemas).
''Dengan demikian aromanya akan terkunci dalam dalam kemasan. Aroma ini tentunya sangat berpengaruh bagi penikmat kopi,'' tutur Arshad Chaudhry, Presdir PT Nestle Indonesia.
Teknologi ERA mampu menyimpan aroma kopi yang mudah menguap saat pemrosesan biji kopi. Teknologi ini diklaim yang pertama di dunia dan telah dipatenkan oleh Nescafe.
No comments:
Post a Comment